CATATAN SAFAR UMROH 24 OKTOBER 2018 BAGIAN 2

Catatan Saffar Umroh Kafilah PT Raphita Wisata 24 Oktober – 1 November 2018 bagian kedua

Setelah menempuh perjalanan selama hampir 9 jam, Alhamdulillah pesawat berbadan lebar airbus A330 lion air JT110 mendarat dengan mulus di bandara internasional King Abdul Aziz Jeddah pada jam 20.15 waktu Saudi. Setelah melalui proses imigrasi yang cepat, rombongan kemudian keluar airport dan langsung disambung dengan angin kencang, kilat dan beberapa saat kemudian hujan turun dengan cukup deras. Dikarenakan bus jemputan masih terjebak kemacetan dan belum bisa tiba di airport walhasil jamaah dievakuasi terlebih dahulu kedalam bus yang kebetulan kosong, Sambil menunggu hujan reda jamaah menikmati camilan kue dan makan malam nasi box yang dibagikan kemudian.

Sekitar pukul 11 malam perjalanan dilanjutkan dengan bus menuju madinah. Perjalanan Jeddah – Madinah ditempuh dalam waktu sekitar 4.5 jam dan tiba di kota nabi sekitar pukul 3 dinihari. Setelah pembagian kamar, jamaah beristirahat sejenak untuk kemudian menuju masjid nabawi persiapan sholat shubuh pertama. Dan Alhamdulillah beberapa jamaah sudah langsung bisa masuk ke raudhah pada saat kesempatan pertama saat sholat subuh ini. Dan setelah melewati makam rasulullah dengan bershalawat, kami melanjutkan dengan ziarah ke makam baqi yang terletak dibagian timur masjid nabawi. Hari pertama di Madinah diisi dengan focus untuk memperbanyak ibadah di masjid Nabawi.

Jumat 26 oktober setelah subuh agenda jamaah adalah ziarah. Dikarenakan hari jumat maka waktu keberangkatan jamaah untuk ziarah kota dimajukan menjadi jam 7 pagi dengan tujuan pertama adalah masjid quba. Disini jamaah sholat sunat 2 rakaat yang disambung dengan sholat dhuha. Dari Masjid Quba yang merupakan masjid pertama yang dibangun Rasulullah perjalanan dilanjutkan menuju kebun kurma, masjid qhandak, qiblatain dan berakhir di Jabal Uhud.

Selain ibadah di masjid, pada malam hari ba’da isya dan setelah makan malam, jamaah juga dikumpulkan di hotel untuk bersama sama melakukan manasik umroh yang dipimpin oleh muthowif ustadz joko. Dan esoknya setelah subuh dan sarapan jamaah mulai berkemas dan mandi wajib untuk selanjutnya memakai pakaian ihram. Ba’da dzuhur jamaah pun bersiap untuk berangkat ke mekkah dengan sebelumnya mengambil miqot dan niat umroh di masjid bir ali. Walaupun sempat diwarnai dengan insiden ban bus yang pecah tapi Alhamdulillah Sepanjang perjalanan ke mekkah bisa berjalan dengan lancar dan terus dihiasi kalimat talbiah hingga kemudian tiba di mekkah sekitar jam 9 malam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *